liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
Dewan Kota Bogor Dorong Program Kampung Keluarga Berkualitas Dikembangkan

memuat…

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor Lusiana Nurissiyadah mendorong Pemkot Bogor mengembangkan program Kampung Keluarga Berkualitas di desa-desa lain se-Kota Bogor. Foto/Dok. SINDOnews

Bogor – Kampung Harkat KB, Desa Cimahpar, Kabupaten Bogor Utara menjadi peserta lomba Kampung Keluarga Berkualitas tingkat Jawa Barat. Lomba tersebut diselenggarakan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN ).

Penjurian dilakukan pada Kamis (2/3/2023) dihadiri oleh Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim dan Anggota Komisi IV Balai Kota Bogor Lusiana Nurissiyadah. Dalam proses evaluasi, Lusiana melihat Kampung KB Harkat memiliki fasilitas penunjang untuk memenangkan lomba ini.

Di sana, ada rumah Dataku yang mengumpulkan data dasar masyarakat. Terdiri dari jumlah penduduk per rumah dengan perincian, pekerjaan, fasilitas jalan, fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan, dan peta bencana.

Tidak hanya itu, keberadaan sarana rekreasi umum (fasum) yang mendukung aktivitas masyarakat juga menunjukkan visi dan misi Kota Bogor sebagai Kota Ramah Keluarga. “Data seperti ini sangat penting sebagai dasar pembangunan yang bertujuan untuk menekan angka stunting dan memastikan masyarakat kita sehat,” kata Lusiana dalam siaran persnya, Sabtu (4/2/2023).

Lusiana mendorong Pemerintah Kota Bogor untuk memperluas program ini di desa-desa lain di seluruh Kota Bogor. Tujuannya, agar pembangunan masyarakat yang dijanjikan Pemerintah Kota Bogor melalui RPJMD 2019 – 2024 dapat terwujud.

Selain menjalankan program nasional untuk mengurangi masalah stunting dan menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Pasalnya, di tahun terakhir kepemimpinan saat ini, Lusiana masih melihat minimnya community development.

Pemerintah Kota Bogor masih fokus pada pembangunan fisik saja. “Jadi pembangunan komunitas ini harus dimulai dan disebarluaskan. Pemkot Bogor jangan hanya fokus pada infrastruktur saja, karena kalau Kampung KB Harkat bisa, kenapa yang lain tidak,” ujarnya.

Untuk memastikan program ini terdistribusi secara merata ke setiap mukim di Kota Bogor, Lusiana berjanji akan mendukung penuh program ini. Baik dari segi anggaran maupun mengawasi kinerja instansi terkait agar dapat menjalankan program tersebut.

(hari)