liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
Inovasi Stabilitas Lereng Sistem Penyediaan Air Minum, Mahasiswa UNPAR Juara 2 Geoteknik Nasional 2022

Memuat…

Program Studi Teknik Sipil (UNPAR) Universitas Katolik Parahyangan kali ini berhasil meraih juara II pada Geotechnical Engineering Competition (GEC) 2022 pada Kamis, (24/11/2022).

BANDUNG – Sekali lagi membanggakan, tiga mahasiswa Program Studi Teknik Sipil (UNPAR) Universitas Katolik Parahyangan kali ini berhasil meraih juara II dalam Geotechnical Engineering Competition (GEC) 2022 pada Kamis (24/11/2022) yang merupakan rangkaian dari Acara Public Expo ( CIVEX) bersama Institut Teknologi Sipil Sepuluh Nopember (ITS).

Pelaksanaan GEC tahun ini mengangkat tema ‘Perencanaan Inovatif dalam Perbaikan Tanah Lunak menuju IKN Nusantara’. Masalah yang diangkat dalam lomba tersebut adalah menyelesaikan masalah kestabilan lereng dari kasus Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ibukota Kabupaten Mansapa (IKK) di Nunukan, Kalimantan Timur.

Untuk babak final, peserta diharuskan menyelesaikan desain perbaikan tanah lunak kasus perumahan Grand Pakuwon di Surabaya.

Menjawab tantangan menggunakan solusi dengan Precast Vertical Ditch (PVD), Precast Horizontal Ditch (PHD), geotextiles dan sand pile untuk preloading, memimpin Alexander Tommy, Ian Hartono dan Samuel Jemmy Setiadjie dalam tim bernama Pacivic Pier untuk memenangkan tempat kedua mengalahkan kontestan lainnya yang lain.

Sedangkan pada putaran sebelumnya, Pacivic Pier memberikan solusi terhadap masalah kestabilan lereng dengan dinding Gabion, Soldier Pile, dan Mini Pile sehingga desain yang dibuat dapat memenuhi kriteria SNI 8460:2017 tentang Persyaratan Desain Geoteknik dan desain yang lebih ekonomis. .

Samuel selaku perwakilan tim menuturkan melalui kompetisi ini dirinya banyak mendapat kontak dari kampus lain dan mendapatkan pemahaman praktis.

“Menurut saya kompetisi ini sangat menarik karena memberikan pengalaman dari berbagai kasus geoteknik dari awal hingga akhir. Dan yang terakhir melalui lomba ini adalah wawasan saya tentang proses perbaikan tanah lunak menggunakan Prefabricated Vertical Drains (PVD) di lapangan yang diajarkan di kelas, sehingga lomba ini membantu meningkatkan pemahaman saya,” ujar Samuel, Jumat (12/2). /2022).

Samuel mengatakan, tantangan terberat dalam lomba tersebut adalah pengerjaan soal final yang sangat terbatas, yakni hanya diberikan waktu 14 jam nonstop dengan pengerjaan mulai pukul tujuh pagi hingga pukul sembilan malam.

“Kompetisi ini dilakukan dengan sistem mengisolasi peserta dari dunia luar dengan melarang penggunaan internet dan komunikasi dengan pihak luar selama proses berlangsung sehingga kemampuan finalis diuji saat mengerjakan soal final,” ujarnya. dikatakan.

Selain itu, ia berharap agar mahasiswa Teknik Sipil UNPAR tidak takut untuk mengikuti kompetisi tersebut.

“Karena menurut saya kompetisi itu bukan sekedar adu skill atau ilmu, tapi kompetisi itu mengajarkan berpikir kreatif, mencari solusi dari suatu masalah, serta menambah ilmu dan pengalaman di bidang yang saya sukai karena banyak ilmu di luar sana. dari materi pelajaran yang saya dapatkan melalui lomba – lomba yang telah diikuti. Selain itu, kompetisi juga dapat meningkatkan silaturahmi dengan orang-orang baru, baik dari peserta lain maupun panitia kompetisi itu sendiri,” ujar Samuel.

Hasil seleksi babak penyisihan GEC terdiri dari 10 tim yang masuk babak final. Salah satu yang terpilih adalah tim perwakilan dari UNPAR yaitu Tim Dok Pacivic dengan pembina utama Ignatius Tommy Pratama dan asisten pembina Budijanto Widjaja.

Selain kompetisi, webinar dan diskusi panel yang diadakan juga menambah semangat para peserta karena mengundang berbagai pembicara dan pakar di bidang teknik sipil di tingkat nasional dan internasional untuk membahas segala hal yang berkaitan dengan pengembangan teknologi. IKN di bidang teknik sipil.

(a)