liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168
Kolaborasi Yayasan Attaqwa dan UMJ Latih Calon Satgas Antikekerasan di Satuan Pendidikan

loading…

Yayasan Attaqwa dan Tim Kedaireka Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) berkolaborasi memberikan pelatihan dan pendampingan bagi calon Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan. Foto/Ist

JAKARTA – Yayasan Attaqwa dan Tim Kedaireka Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) berkolaborasi memberikan pelatihan dan pendampingan bagi calon Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Pondok Pesantren , Madrasah, dan Sekolah di lingkungan Perguruan Attaqwa. Kegiatan itu berlangsung pada Senin, 18 September hingga Selasa, 19 September 2023.

Kegiatan tersebut menindaklanjuti Peraturan Perguruan Nomor 3 Tahun 2023 tentang Pesantren/Madrasah/Sekolah Merdeka dari Kekerasan yang merupakan bagian dari kolaborasi antara Yayasan Attaqwa, UMJ, Droupadi, Atiqoh Noer Alie Center, dan didukung sepenuhnya oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui platform Kedaireka.

Sebanyak 89 peserta yang berasal dari 39 sekolah dari pondok pesantren, MTs/SMP, MA/SMA/SMK yang bernaung di bawah Perguruan Attaqwa mengikuti pelatihan tersebut. Latar belakang peserta mulai dari wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, guru BK, penanggung jawab kesantrian dan penanggung asrama.

Sedangkan para narasumbernya adalah Ahmad Ghozi (Perguruan Attaqwa), Khaerul Umam Noer (UMJ), Ni Loh Gusti Madewanti (Droupadi), Turisih Widiyowati (Umah Ramah), Sipin Putra (Universitas Kristen Indonesia), Lidwina Inge Nurtjahyo (Universitas Indonesia), Theresia Indira Shanti (Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta), dan Asma’ul Khusnaeny (Bale Perempuan).

“Kerja kolaborasi ini merupakan tindak lanjut dari diskusi intens antara Attaqwa dan UMJ terkait tidak adanya standardisasi mekanisme penanganan laporan kekerasan di sekolah,” kata dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta Khaerul Umam Noer.

Perguruan Attaqwa membawahi 200 satuan pendidikan mulai dari level TK, pondok pesantren, madrasah, dan sekolah hingga perguruan tinggi, dengan lebih dari 42.700 siswa, laporan angka kekerasan yang ada cenderung naik setiap tahunnya.

Dalam uji publik diketahui bahwa angka yang ada merupakan puncak dari gunung es. Sebab banyak kekerasan tidak terlapor karena banyak pondok pesantren, madrasah, dan sekolah belum memiliki pedoman yang jelas tentang pencegahan dan penanganan laporan kekerasan.

Adapun peraturan perguruan ini merupakan respons dan tindak lanjut dari Permendikbud Nomor 46 Tahun 2023 yang mengatur tentang pencegahan dan penanganan kekerasan di satuan pendidikan. Dalam peraturan perguruan ini, tindak kekerasan di sekolah mencakup kekerasan fisik, psikis, perundungan, kekerasan seksual, diskriminasi, dan kebijakan yang mendorong kekerasan.

Peserta tidak hanya dilatih soal peraturan perguruan sebagai payung hukum, namun juga tujuh standar operasional prosedur (SOP) turunan sebagai implementasi teknis dari peraturan tersebut. Peraturan perguruan dan tujuh SOP yang dimiliki oleh Yayasan Attaqwa adalah regulasi pertama di Indonesia yang sangat lengkap dan holistik.

COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138