liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Mayat Mutilasi di Bekasi Sudah Berusia 2 Bulan, Warga: Kami Tak Cium Bau

Memuat…

Lokasi penemuan jenazah perempuan diduga korban disabilitas di Desa Lambang Sari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Foto/MPI/Jonathan Nalom

BEKASI – Jenazah wanita diduga korban luka ditemukan di rumah kontrakan berinisial EL (34) di kawasan Desa Lambang Sari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Usia jenazah yang seharusnya sudah dua bulan tidak meninggalkan bau apapun.

“Kalau dua bulan dari polisi, disimpan di sana (rumah kontrakan),” ujar warga setempat bernama Dian Ardiansyah saat ditemui, Jumat (30/12/2022). Baca juga: Tubuh Wanita Terluka Ditemukan di Kamar Mandi Rumah Sewa di Tambun

Dian menduga pelaku telah merencanakan aksinya dengan matang. Pasalnya, tidak ada warga yang pernah bersaksi bahwa ada bau tak sedap di lingkungan rumahnya.

“Tetangga pun tidak mencium bau apa-apa karena mungkin pelakunya ahli. Dia telah memikirkan dengan hati-hati bagaimana membuatnya tidak berbau. Kemasannya rapi, ventilasinya juga dilapisi plastik,” ujar Dian.

Dian mengungkapkan tidak ada gerak mencurigakan dari penyewa rumah kontrakan tersebut. Karena itu, lingkungan yang menyewakan tidak pernah curiga adanya dugaan tindak pidana pembunuhan.

Hal senada diungkapkan warga lainnya, Rakem terkait tidak adanya bau tak sedap yang muncul di lingkungan kontrakan. Rakem baru mengetahui adanya pembunuhan saat polisi bergegas ke lokasi.

Rakem pun mengaku tak mengetahui sosok penyewa berinisial EL. Menurutnya, kondisi rumah sewa itu setiap hari sepi. Baca juga: Jenazah Perempuan Korban Pembunuhan Rusak Warga Jatibening

“Setiap hari sepi, saya tidak pernah melihat wajah penyewa, saya tidak pernah berbicara,” pungkasnya.

(jamak)