liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Suami Siram Air Keras Istri dan Anak di Cengkareng, Tetangga: Spontan Tolongin Anaknya

Memuat…

Jenazah korban yang tersiram air di Cengkareng, Jakarta Barat, akan dimasukkan ke ambulans. Foto: MPI/Dimas Choirul

JAKARTA – Yayah (50), tetangga korban SS (31) dan anaknya TM (1). mati konsekuensi disiram dengan air keras di Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat , mengungkap momen korban meminta tolong. Pelaku penyiraman adalah suami korban bernama Rizal (48).

Peristiwa itu terjadi pada Senin 26 Desember 2022 sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu korban menelepon Yayah untuk minta tolong. Baca juga: Kejam! Seorang suami menyiram istri dan anaknya dengan air keras hingga tewas di Jakarta Barat

“Pertama kali dia telepon, saya minta tolong. Anaknya menyiramkan asam ke suaminya. Tolong ibu, tolong bantu itu,” kata Yayah kepada wartawan, Selasa (27/12/2022).

Tiba-tiba Nenek mendatangi korban dan menggendong anaknya keluar dari rumah kontrakan dan langsung membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng, Jakarta Barat. Yayah mengaku sempat disiram air keras hingga menutupi tubuh bayi korban.

“Matanya buta (dibasuh dengan asam) sebelah kanan, semua kulitnya kena, tangan saya juga kena saat pegang bayi,” ujarnya.

Malam harinya, Yayah mendengar kabar bahwa kedua korban telah meninggal dunia. Kakek pun mengaku sedih mendengar kabar tersebut.

Artinya, anak yang meninggal duluan itu setelah Maghrib, dan ibunya meninggal sekitar pukul 21.00 WIB, ujarnya.

Menurut Yayah, sebelum kejadian ia mendengar korban dan suaminya berkelahi. Namun, dia tidak mengetahui penyebab pertengkaran mereka berdua. Pasalnya, pelaku dan korban diketahui ditutupi oleh tetangganya.

“Ada yang melihat ribut-ribut antara tetangga dan suami istri, itu wajar. Karena sudah biasa, jadi tetangga membiarkan saja (tidak peduli masalah orang lain), saya tidak tahu kalau sampai terjadi seperti ini,” ujarnya. dikatakan.

Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo mengatakan, korban SS terkena percikan air keras di wajah dan tangan kirinya. Sedangkan putranya, lanjutnya, mengalami luka di bagian wajah dan dada kiri.

“Mereka dirawat. Sampai akhirnya anaknya meninggal,” ujarnya. Baca juga: Cemburu, pria ini menyiramkan asam ke wajah mantan istrinya

Tersangka dikabarkan kabur setelah melakukan aksi keji tersebut. Polisi masih mengejar para pelaku. “Pasca kejadian, pelaku terus kabur menggunakan ojek,” pungkasnya.

(mhd)