liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
SWA Jadi Tuan Rumah Pertunjukan Seni Bela Diri Shaolin Internasional

loading…

Sinarmas World Academy (SWA) menjadi tuan rumah Wuzuquan Shaolin Temple dan peserta South Shaolin Tradition Competition. Foto/SWA.

JAKARTA – Sinarmas World Academy (SWA) menjadi tuan rumah atas kedatangan Wuzuquan Shaolin Temple dan peserta South Shaolin Tradition Competition yang berasal dari 7 negara. Kunjungan dan pertunjukan ini merupakan salah satu rangkaian acara dari Konferensi Tahunan Asosiasi Internasional Wuzuquan South Shaolin di Jakarta.

Dalam kesempatan langka ini, para peserta kompetisi akan menampilkan berbagai Gerakan Shaolin Kungfu di atas panggung Teater Trini Dewi, hadir di depan para siswa dan orang tua murid SWA. Para siswa dari kelas 2 sampai kelas 10, bersama dengan para orang tua murid, akan dapat menyaksikan penampilan Kungfu para peserta.

Para siswa juga akan dikenalkan secara langsung kepada seni bela diri Shaolin Kungfu. Selain pertunjukan Kungfu, para siswa dari SWA juga menampilkan keahlian mereka dalam memainkan alat music tradisional Hulusi.

Baca juga: Selamat Bertanding, 1.557 Atlet Muda Siap Berlaga di O2SN 2023

Kedatangan peserta Wuzuquan Shaolin Tradition Competition ini merupakan salah satu bagian dari kegiatan Konferensi Tahunan Asosiasi Internasional Wuzuquan South Shaolin.

Mr. Chang Ding, pimpinan dari International Southern Shaolin Wushu Friendship Association, menjelaskan kegiatan ini bertujuan agar generasi muda tertarik untuk mempelajari seni bela diri Kungfu. Pembinaan fisik dan mental dalam seni bela diri Kungfu sangat penting untuk menghadapi tantangan kehidupan di masa depan.

‚ÄúDengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat menginspirasi para generasi muda saat ini agar dalam mempertahankan seni tradisional bela diri sebagai salah satu Budaya Tionghoa yang amat berharga. Kami sangat berbahagia dapat memperoleh kesempatan ini,” ujar Anton Mailoa, Board Chairman SWA, melalui siaran pers, Selasa (12/9/2023).

Dengan terpilihnya SWA sebagai tempat untuk menunjukkan seni bela diri Shaolin dari peserta yang berasal dari berbagai negara, ini sangat sesuai dengan komitmen SWA sebagai Sekolah Internasional yang menghargai tradisi dan budaya Asia.

Baca juga: Sabar Ya, Kelulusan PPG Prajab Gelombang 1 akan Diumumkan 15 September 2023

Dengan adanya acara ini, diharapkan para murid yang hadir dapat tertarik untuk belajar seni bela diri dan menjadi bagian aktif dalam melestarikan budaya bela diri tradisional Asia.

Sejarah Kungfu dimulai sekitar tahun 1.600 Masehi di Propinsi Fujian China Bagian Selatan, dikenal dengan nama Ngo Cho Kun dalam Bahasa Hokian, atau Five Ancestor Fist dalam Bahasa Inggris yang apabila di Indonesiakan adalah Tinju Lima Leluhur.
Shaolin Temple di Kota Quanzhou adalah pusat tempat dikembangkannya Kungfu ini ribuan tahun yang lalu sampai saat ini.

Kungfu ini berkembang luas di Asia Tenggara (Filipina, Malaysia, Singapura, Indonesia) sejalan dengan migrasi ahli ahli Kungfu dari Propinsi Fujian ke luar negri. Perkembangan Kungfu di Indonesia dikembangkan oleh Perguruan Kungfu Lo Ban Teng yang turut serta memprakarsai pendirian International South Shaolin Wuzuquan Federation.

(nnz)